Wahai sayang..
Semerbak wangi syahdu malam ini tak biasa.
Di tengah gema zikir dan doa,
perasaan dari ilahi yang kurasaan tak dapat ditutupi dengan kebohngan yang cantik.
Perasaan ini, milikku dan milikmu mengalir bersama.
Seiring matahari, bulan, dan bintang yang terus beredar di tatanan semesta..
Wahai sayang..
Tersimpan rahasiaku dalam rasa ini.
Berupa ukiran pengharapan seperti sebuah impian,
yang masih tersembunyi dari kilauan sesaat.
Dan rahasiamu belum terjamah olehku dalam sebagian waktu.
Wahai sayang..
Terbesit rasa takutku dalam merajut kisah baru ini.
Sayang..
Temani aku, jangan buat aku merasa sendiri.
Tapi sayang..
Terlukis bahagiaku di sini.
Saat ku mencoba menjadi bagianmu,
dan kamu menjadi bagianku.
Sayang..
Inilah cerita sekarang..
Mulai menata perjalanan ini, berawal di bulan suci..
No comments:
Post a Comment